Langsung ke konten utama

THE WINNING ATTITUDE PIMPINAN FIP UNY


"Kita adalah pemenang", kalimat itulah yang diserukan oleh Bapak Dr. Haryanto, M.Pd selaku Dekan FIP UNY dalam pembukaan kegiatan Outbound ini. Winning Attitude adalah sikap yang harus dipunyai pada para pimpinan Fakultas. Semangat untuk menjadi juara akan dapat membawa Fakultas Ilmu Pendidikan untuk lebih maju di masa depan, tambahnya. Adalah di desa wisata Kembangarum, Donokerto, Turi tepatnya di dusun Sendang Kumitir, tempat diadakannya Outbound Pimpinan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Yogyakarta. Minggu 29 Januari 2012 kesejukan desa penghasil salak ini menjadi tempat menempa mental dan kerjasama dari para jajaran Dekanat, Kajur, Sekjur, Kaprodi dan para Kasubag di lingkup FIP UNY.
Permainan yang menuntut faktor kepemimpinan dan kerjasama untuk mencapai kemenangan disajikan oleh Matahati Jogja. Ini untuk melatih mental, sikap dan keinginan untuk menang yang notabene bukanlah hal yang mudah diwujudkan. Terdapat 6 permainan yang dirancang untuk melatih kerjasama, kekuatan, keseimbangan, integritas, totalitas dan kepercayaan pada rekan satu tim. Diantaranya bermain bakiak, tangga manusia, menjinakkan bom, melompat pagar listrik, pipa bocor, merayap dan permainan lain yang menuntut kerjasama satu sama lain.
Pribadi pemenang sesungguhnya sudah ada dalam masing-masing individu. Karena saat proses pembuahan, 400 juta sel sperma berebut masuk dan hanya 1 berhasil masuk ke dalam sel telur, dan satu itulah sang juara, demikian ungkap Bapak Kiki Fardiansyah Wijaya, pimpinan dari Matahati Jogja. Beliau juga menunjukkan bagaimana karakter orang di tempat kerja dan cara seseorang untuk bisa menjadi juara. Tujuan primer dari kegiatan ini adalah membentuk pribadi yang lebih memiliki sikap pemenang, integritas, loyalitas, serta lebih menanamkan kepercayaan pada rekan kerja. Adapun tujuan sekunder dari Outbound ini untuk refreshing dan merupakan cara menambah keakraban antar masing-masing pimpinan.(ant) 

Sumber : fip.uny.ac.id

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

OMT Guru TK Pedagogia Yogyakarta

Setiap hari kita meninggalkan sebuah masa lalu menuju sebuah masa depan. Semakin ke depan tentu kita menginginkan sebuah capaian yang lebih membanggakan. Kondisi inilah menuntut kita untuk bisa bekerja dengan strategi baru, dengan spirit baru. Mengapa? Karena sangat mustahil hasil yang sama dicapai dengan cara dan semangat yang sama. Kita wajib meningkatkan kualitas hasil dengan upaya dan strategi yang lebih efektif. Sejenak kita butuh beristirahat kerja untuk menemukan semangat dan inspirasi baru. Melalui kegiatan refresh dan study out door misalnya. Banyak sekali pelajaran-pelajaran yang bisa kita ambil hikmahnya.  

Family Gathering Kelas 5 SAF 2

Family gathering yang diselenggarakan oleh segenap warga kelas 5 SDIT Salman Al-Farisi adalah salah satu bentuk kegiatan untuk menyambung tali silaturahmi antara siswa, orang tua dan guru. Moment ini dilaksanakan di akhir tahun kalender pendidikan yang tepatnya adalah tanggal 30 Juni 2013, setelah anak-anak menerima raport hasil ujian kenaikan kelas. Dalam kegiatan ini; guru, anak dan orang tua terlibat aktif dalam fun games yang dikemas sedemikian rupa. Adapun family gathering ini dilaksanakan di Dolan nDeso Boro, Banjarasri, Kalibawang, Kulon Progo. 

Menjaga Kelestarian Alam BLH Gunung Kidul

Kelestarian alam merupakan tanggung jawab kita semua sebagai penghuni bumi ini. Kesadaran akan pentingnya kelestarian alam tentu akan melahirkan sebuah kepedulian untuk menjaga dan menata alam dengan sedemikian rupa. Salah satu contoh   real- nya adalah mengelola sampah di lingkungan sekitar kita.  Banyak orang menyepelekan bahkan tidak sedikit pun memiliki perhatian tentang sampah. Padahal jika kita berfikir panjang, dalam waktu lama bisa jadi sampah ini menjadi bumerang bagi kita. Betapa tidak? Setiap hari setiap orang menghasilkan sampah. Jika tidak ada pengelolaan yang benar, maka kian hari sampah kian menumpuk. Dalam kurun waktu yang lama, lingkungan akan tercemari oleh banyaknya sampah yang berserakan dimana-mana. Ketika hujan datang misalnya, efek yang pasti adalah banjir, kesulitan mendapatkan air bersih, berbagai penyakit menjangkiti, lingkungan semakin tidak bersahabat.