Percaya Diri dan Merasa Bertanggung Jawab
atas Lingkungannya.
Menjadi percaya diri tidaklah gampang karena
kita selain punya kelebihan juga punya kekurangan. Namun, orang yang
berkarakter pemenang pada akhirnya akan mememukan titik tengah diantara rendah
diri dan kesombongan yaitu proporsional dalam melihat diri sehingga ia akan
sadar betul dimana letak kekuatan dan kelemahannya. Dengan begitu ia akan tahu
dimana ia bisa berkontribusi untuk lingkungannya. Orang yang merasa bertanggung
jawab atas lingkunganya ini otomatis akan membuka diri untuk menerima
pengetahuan baru karena ia sadar bahwa lingkungan pastinya akan selalu
berkembang, dengan begitu pengetahuan pun harus selalu dikembangkan agar dapat
menyumbangkan perubahan yang positif bagi lingkungannya. Percaya diri dan
merasa bertanggung jawab terhadap lingkungannya akan mendorong orang untuk do their best di lingkungan organisasi tempat orang itu bekerja.
Bekerja seperti bermain.
Orang
yang berprestasi hebat tidak membedakan antara bekerja dengan bermain. Ia
sangat menikmati pekerjaannya hingga serasa menyatu dengan pekerjaannya itu. Ia
pun dapat merasakan bekerja dan cuti sebagai hal yang bisa berjalan bersamaan.
-
Memiliki impian dan berkomitmen atas impian
itu.
Jika kita telusuri dan kita amati, banyak
orang besar yang lahir karena impiannya. Betapa tidak, impiannya itu sesuatu
yang yang selalu diidam-idamkan, impian itu yang selalu memanggil-manggilnya
untuk selalu mendorong kita untuk meraihnya. Nah, di sinilah kita akan tersemangati
oleh impian kita untuk segera meraihnya. Tanpa sadar hal ini tentu akan memacu
semangat kita. Jika kita mampu berfokus dan memiliki komitmen yang kuat untuk
meraihnya, niscaya kita tidak akan pernah takut menghadapi apapun tantangan dan
rintangannya. Yang terbayang adalah kebahagiaan ketika nanti berada di puncak
kebahagiaan impiannya itu. Imipian yang hebat adalah impian yang bukan hanya
berpusat dan bermanfaat bagi diri kita sendiri, melainkan impian yang hebat
adalah yang dapat memberikan manfaat bagi banyak orang bahkan bagi peradaban dunia.
- Senantiasa menempa diri dan belajar dari
kesuksesan orang lain.
Tidak setiap
orang menyukai keberhasilan yang diraih oleh orang lain. Adakalanya
keberhasilan tersebut justru disikapi secara negatif, penuh kecemburuan dan
mendorong usaha-usaha untuk menghancurkan keberhasilan orang lain. Sikap
seperti ini sangat berbeda dengan sikap orang yang berprestasi luar biasa.
Mereka mampu merespon keberhasilan orang lain secara positif dan menjadikannya
pemicu bagi keberhasilan mereka.
- Tidak
mengenal kata “gagal”, yang ada hanya “keliru”.
Orang yang berkarakter pemenang tidak melihat
kegagalan masa lalunya sebagai hal yang tidak dapat diraih di masa depannya. Kegagalan
sama sekali tidak menyebabkan dia berhenti untuk mencoba. Justru ia mempelajari,
introspeksi diri dan mengambil hikmah agar tidak terjadi kegagalan berikutnya. Ia
pun tidak mengenal kata “gagal” tetapi kegagalan dianggapnya sebagai kekeliruan
yang tidak akan menyurutkan semangatnya untuk meraih keberhasilan.
-
Memandang manusia sebagai aset yang paling
berharga.
Orang yang berprestasi luar biasa tidak
menganggap prestasi yang mereka capai sebagai buah perjuangannya semata. Mereka
sangat menyadari bahwa hasil yang mereka capai ditopang oleh jerih payah banyak
pihak. Karena itu, mereka betul-betul menghargai setiap orang yang berjasa
dalam hidup mereka. Sikap ini tumbuh dari kesadaran sosial yang memandang
manusia sebagai entitas yang berharga. Mereka sepenuhnya percaya bahwa prestasi
spektakuler hanya bisa diraih jika mereka mau bersinergi dengan banyak pihak.
Mengambil pelajaran dari setiap tragedi yang menimpanya.
Orang-orang yang berprestasi luar biasa menyadari
betul bahwa mereka tidak sepenuhnya mampu mengendalikan hidupnya. Adakalanya mereka
tertimpa peristiwa yang teramat berat, yang dalam pandangan banyak orang
mustahil untuk bangkit kembali. Peristiwa atau lebih tepatnya tragedi itu bisa
berupa kecelakaan yang mengakibatkan cacat seumur hidup, kehilangan orang yang
dikasihi, kebangkrutan karena krisis ekonomi, dan lain sebagainya. Sebagai manusia biasa mereka juga sedih dan
frustasi. Tapi, kondisi itu tidak berlangsung lama. Mereka segera menangkap
pelajaran di balik tragedi tersebut lalu segera membenahi diri dan bangkit kembali.
Demikian sedikit uraian yang disajikan dalam
Pelatihan The Winning Team yang disampaikan oleh Motivator & Master Pengembangan Diri Kiki F. Wijaya. Pelatihan
yang diselenggarakan hari Kamis, 14 Agustus 2013 ini diikuti oleh 36 peserta
yang bergabung dalam Yayasan Mutiara Insani Brosot Kulon Progo.
Bagi segenap pembaca yang berminat untuk mengadakan
pelatihan motivasi & pengembangan diri, riset SDM, outbond, maupun
konsultasi dapat menghubungi Matahati Jogja yang beralamat di Djogja Village
A-14 Plosokuning IV Minomartani Ngaglik Sleman Yoggyakarta 55581. Telp.
0274-8722014, 3039811, atau 081227782802. E-mail : matahati.jogja@yahoo.co.id.
Komentar
Posting Komentar