Langsung ke konten utama

Pelatihan Great Achiever & Extraordinary Service Karyawan FIP UNY


"Hidup adalah ajang memberi manfaat bagi sesama".Kalimat itulah yang diserukan sekaligus motto hidup Kiki F. Wijaya selaku trainer Pelayanan Prima karyawan FIP UNY. Acara bertema "Great Achiever & Extraordinary Service" adalah pelatihan untuk melayani konsumen menjadi tema penting dalam pelatihan kali ini. Bertempat di Abdullah Sigit Hall, pada hari Sabtu 10 Maret 2012, 96 karyawan ditempa untuk bisa menjadi penyedia layanan yang prima. Disini karyawan mendapatkan wejangan tentang motivasi, meningkatkan kualitas kerja, kerjasama tim yang kompak serta berlatih ketelitian dan kecermatan dalam mengambil keputusan
Acara dibuka oleh ketua panitia yaitu WD II, Sungkono, M.Pd. Dalam sambutannya beliau menyinggung tentang kinerja layanan yang telah berjalan di lingkup fakultas. Terlebih beliau juga membahas tentang presensi kehadiran karyawan. Acara dilanjutkan dengan sambutan oleh Dekan FIP UNY, Dr. Haryanto, M.Pd. Beliau mengungkapkan bahwa kita adalah seorang pelayan, dan konsumen kita adalah mahasiswa dan dosen. Pelayanan maksimal akan memberikan kepuasan dan kesan mendalam bagi para konsumen. Beliau mengharap agar seluruh karyawan dapat mengikuti acara pelatihan dengan serius dan sampai tuntas.
Acara kemudian diisi oleh sang trainer, Kiki Fardiansyah Wijaya dengan presentasi tentang keikhlasan dan kreativitas yang dilanjutkan dengan etika pelayanan. Setiap individu memiliki peran walau sekecil apapun dirinya di struktur organisasinya, demikian ungkap Kiki. Lebih lanjut beliau menjelaskan bahwa seorang individu akan lebih berharga bila dirinya dapat memberikan manfaat bagi individu lainnya. Kemudian diadakan tower game yang menuntut ketelitian, kerjasama, kecermatan agar bisa berhasil dalam permainan ini. Yang terakhir peserta diminta untuk memberikan penilaian mengenai hal negatif dan positif pada peserta lainnya. (ant)
Sumber : fip.uny.ac.id

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cerdas Menggapai Cita Bersama

Pelatihan The Winning Team "Puskesmas Umbulharjo II" Di dalam kehidupan organisasi kerja, kita sebagai makhluk individu dihadapkan pada kehidupan sosial yang menawarkan banyak sekali perbedaan. Sebagai makhluk individu, masing-masing dari diri kita memiliki nilai, visi, misi dan tujuan. Namun ketika kita memasuki dunia kerja atau dunia sosial, kita dihadapkan pada visi, nilai dan aturan bersama yang mungkin dalam sudut pandangan kita akan menghambat tercapainya visi individu dalam diri kita. Di satu sisi kita ingin memperjuangkan visi hidup kita dengan segera, namun di sisi yang lain pekerjaan menuntut kita untuk kerja profesional, sedangkan untuk bisa kerja profesional, Anda merasa bahwa ada banyak hal yang harus Anda korbankan dari diri Anda. Menyikapi masalah semacam ini, beberapa individu pekerja dapat menyadari bahwa kepentingan bersama merupakan kepentingan yang harus lebih diutamakan. Namun sebagian yang lain tampaknya susah sekali menekan ego dan bersikera...

14th Anniversary Griya Cantik

Jika kita mencermati sebuah keberhasilan niscaya kita akan dapat melihat betapa dibalik itu semua terdapat usaha keras untuk meraihnya . Namun sebagai seseorang yang hanya melihat ujung kesuksesan itu saja, terkadang kita tidak mampu untuk melihat usaha dan upayanya. Kemudian kita berfikir bahwa sukses itu hanyalah suatu hal yang kebetulan saja. Sukses itu hanya bagi orang-orang yang memang telah ditakdirkan untuk sukses saja. Akhir-akhir ini banyak sekali pribadi-pribadi pesimis merasa khawatir memikirkan nasibnya di masa mendatang . Mereka merasa tidak ada sesuatu yang bisa digali dari dalam dirinya. Padahal jika kita mau berfikir jernih dan positif sesungguhnya banyak sekali potensi dalam diri dan sesungguhnya jalan sukses itu banyak sekali , bahkan sukses adalah hak bagi setiap pribadi , termasuk kamu juga punya hak sukses itu. Perlu kita sadari bahwa sesungguhnya yang menjadi permasalahan bukanlah keadaan di luar. Tetapi sebenarnya yang dapat menjadi sumber mas...

Kiat Pribadi Pembelajar Menjadi Diri yang Ideal

Bayi yang dilahirkan di dunia membawa sejumlah fitrah dan karakter yang menjadi bekal hidupnya menuju pribadi yang dewasa_bayi membawa sejumlah sifat yang belum sempurna. Seiring waktu, bayi yang normal akan mengalami kemajuan atau perkembangan, baik perkembangan secara abstrak/psikis/karakter maupun perkembangan fisik yang tampak oleh kedua mata. Maka dapat kita simpulkan bahwa seluruh jalan kehidupan manusia yang sebenarnya adalah serangkaian proses perkembangan untuk membentuk manusia yang berkarakter sempurna. Manusia yang dilahirkan dalam keadaan yang belum sempurna ini, membuka kebebasan untuk kita agar mengembangkan diri sesuai dengan harapan kita sendiri.