Langsung ke konten utama

GREAT LEADER BEDI CORPORATION

Foto Bersama Peserta Training Bersama Kiki F. Wijaya

Dalam rangka pengembangan managerial skill para supervisor, Bedi Corporation bekerjasama dengan Matahati Training & Consulting untuk menyelenggarakan pelatihan. Bedi Corporation selaku badan bisnis yang eksistensinya telah berkembang di Indonesia berusaha untuk bisa lebih memaksimalkan sistem managerial yang telah berjalan sehingga kedepannya diharapkan agar Bedi Corporation mampu meningkatkan kemajuan usaha, baik dalam kualitas maupun kuantitas pelayanan. Sebagai wujud atas usaha mencapai tujuan itu, maka diselenggarakanlah sebuah pelatihan yang bertajuk “Great Leader & The Winning Team.” Pelatihan ini dipandu oleh Motivator & Master Pengembangan Diri Kiki F. Wijaya.

Pelatihan yang dipandu oleh Matahati Training & Consulting ini diselenggarakan di Youth Center Sleman yang beralamat di Jl. Kebonagung Triharjo Sleman 55514. Pelatihan ini berlangsung pada tanggal 10 April 2013 dari jam 09.00-17.00 WIB. Pelatihan ini diikuti oleh 123 supervisor yang tergabung dalam Bedi Corporation.

Seminar ini dikemas dengan sangat menyenangkan dan peserta terlibat aktif dalam proses pembelajaran. Hal ini diwujudkan dengan menerapkan  berbagai metode pelatihan yang super fun seperti ice breaking, ceramah inspiratif, simulasi, pengisian kuisionaire dan tanya jawab. Selain itu, pelatihan ini juga didukung klip film dan klip audio visual yang menggugah emosi, kesadaran, dan pemahaman peserta.

Suasana Pelatihan Pada Saat Ceramah Inspiratif Bersama Kiki F. Wijaya

Eksistensi sebuah tim selalu melibatkan SDM-SDM di dalamnya, bahkan SDM itulah yang akan menentukan kualitas dan prestasi tim itu. Maka sebuah tim yang baik ditandai dengan adanya SDM-SDM yang mampu menghimpun sebuah hubungan harmonis dan berkesinambungan sehingga setiap SDM mampu bekerja secara totalitas dan penuh produktivitas. Tetapi menciptakan kondisi demikian tidaklah mudah meningat latar belakang masing-masing orang itu berbeda-beda. Maka, di sinilah diperlukan keyakinan bahwa prestasi tim hanya dapat diraih jika setiap orang telah mampu menyatukan dirinya ke dalam satu visi bersama, yaitu satu visi di bawah naungan Bedi Corporation.

Pada tahap siklus dinamika sebuah tim, kita mengenal tahap forming, di sinilah setiap orang dalam organisasi saling mengenal yang sifatnya masih permukan saja. Kondisi dalam tim masih kondusif, ditandai dengan adanya saling toleransi, menghargai dan menghormati. Lalu seiring bertambahnya waktu setiap orang akan mulai merasakan ketidaknyamanan. Ditandai dengan munculnya konflik kecil hingga konflik yang bahkan kronis mengancam tim. Tahap inilah yang dinamakan dengan tahap badai atau sering disebut sebagai tahap stroming.  Pada tahap inilah seorang pemimpin harus mengambil tangan untuk menentukan keputusan di dalam menyelesaikan persoalan. Dan pada titik tertentu akan ditemukan sebuah norma yang membantu meredakan situasi konflik. Inilah yang dinamai dengan tahap norming. Keadaan konflik akan kembali membaik. Jika suatu tim telah mampu mengatasi masalah-masalahnya dengan norma-norma yang telah ditemukan, maka pada waktu selanjutnya ia akan dapat tampil dengan performa baik yang menunjukkan prestasi membanggakan. Di sinilah tahap performing dimulai. Suatu tim menunjukkan barisan rapi, teratur, terstruktur dan menunjukkan grafik produktivitas yang signifikan.


Jika segenap pembaca berminat untuk mengadakan pelatihan, program pengembangan diri, riset SDM maupun konsultasi hubungi call center Maahati Training & Consulting yang beralamat Djogja Village A-14 Plosokuning Minomartani Sleman Yogyakarta 55581. Telp (0274) 8722014, 3039811 atau 081227782802. E-mail: matahati.jogja@yahoo.co.id.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cerdas Menggapai Cita Bersama

Pelatihan The Winning Team "Puskesmas Umbulharjo II" Di dalam kehidupan organisasi kerja, kita sebagai makhluk individu dihadapkan pada kehidupan sosial yang menawarkan banyak sekali perbedaan. Sebagai makhluk individu, masing-masing dari diri kita memiliki nilai, visi, misi dan tujuan. Namun ketika kita memasuki dunia kerja atau dunia sosial, kita dihadapkan pada visi, nilai dan aturan bersama yang mungkin dalam sudut pandangan kita akan menghambat tercapainya visi individu dalam diri kita. Di satu sisi kita ingin memperjuangkan visi hidup kita dengan segera, namun di sisi yang lain pekerjaan menuntut kita untuk kerja profesional, sedangkan untuk bisa kerja profesional, Anda merasa bahwa ada banyak hal yang harus Anda korbankan dari diri Anda. Menyikapi masalah semacam ini, beberapa individu pekerja dapat menyadari bahwa kepentingan bersama merupakan kepentingan yang harus lebih diutamakan. Namun sebagian yang lain tampaknya susah sekali menekan ego dan bersikera...

14th Anniversary Griya Cantik

Jika kita mencermati sebuah keberhasilan niscaya kita akan dapat melihat betapa dibalik itu semua terdapat usaha keras untuk meraihnya . Namun sebagai seseorang yang hanya melihat ujung kesuksesan itu saja, terkadang kita tidak mampu untuk melihat usaha dan upayanya. Kemudian kita berfikir bahwa sukses itu hanyalah suatu hal yang kebetulan saja. Sukses itu hanya bagi orang-orang yang memang telah ditakdirkan untuk sukses saja. Akhir-akhir ini banyak sekali pribadi-pribadi pesimis merasa khawatir memikirkan nasibnya di masa mendatang . Mereka merasa tidak ada sesuatu yang bisa digali dari dalam dirinya. Padahal jika kita mau berfikir jernih dan positif sesungguhnya banyak sekali potensi dalam diri dan sesungguhnya jalan sukses itu banyak sekali , bahkan sukses adalah hak bagi setiap pribadi , termasuk kamu juga punya hak sukses itu. Perlu kita sadari bahwa sesungguhnya yang menjadi permasalahan bukanlah keadaan di luar. Tetapi sebenarnya yang dapat menjadi sumber mas...

Menjadi Insan yang Bertakwa Melalui Momentum Ramadhan

Momentum Ramadhan merupakan peluang emas bagi kita untuk bisa bermunajat khusyu’ kepada-Nya. Memohon keselamatan, memohon ampunan, memohon keberkahan, jalan yang lurus, diberi kesabaran, ketentraman hati, kedamaian, kesucian diri, kebersihan hati, dihindarkan dari segala marabahaya dan buruk sangka serta memohon agar ilmu yang kita peroleh mampu menjadi cahaya penyelamat di yaumul akhir nanti. Kemudian jika kita tarik kesimpulan, semua upaya yang kita lakukan pun akan bermuara pada satu tujuan, yakni menjadi seorang hamba yang bertaqwa.  ___^.~*.*~.^___