Langsung ke konten utama

Strategi Menjadi Siswa Unggul & Berprestasi SMP 8 Jogja



Mendengar istilah Ujian Nasional, yang terbayang adalah kondisi yang menegangkan dan menakutkan. Beberapa siswa dengan berbagai karakternya tentu memiliki sikap yang berbeda-beda dalam menghadapi momentum ini. Dalam prakteknya yang  bisa kita lihat melalui surat kabar maupun media elektronik, bervariasi informasi bisa kita peroleh. Bahkan siswa yang menunjukkan prestasi akademik pun tidak lulus pada saat Ujian Nasional. Mengapa demikian? Karena siswa tidak hanya dituntut untuk mampu dalam akademik saja, namun juga harus dipersiapkan mentalnya agar tidak mengalami down saat menghadapi suasana ujian itu. Oleh karenanya, pelatihan motivasi sangat perlu diadakan agar peserta dapat menumbuhkan mental dan meningkatkan motivasi belajarnya.

Dalam rangka  menghadapi momentum Ujian Nasional dan Ujian Sekolah tingkat SMP yang diselenggarakan pada bulan April 2014 mendatang, SMP 8 Yogyakarta mengadakan pelatihan motivasi Seminar Siswa Super “Great Achiever & Smart Learning : Strategi Menjadi Siswa Unggul & Berprestasi.” Pelatihan ini diselenggarakan jauh-jauh hari sebelum hari H pelaksanaan Ujian Nasional agar para siswa mulai mempersiapkan diri sehingga dapat memaksimalkan hasilnya.

Dalam pelatihan ini tampil Motivator & Master Pengembangan Diri Kiki F. Wijaya yang memaparkan berbagai hal yang dapat memotivasi para siswa. Mula-mula para peserta diajak untuk menyadari potensinya. Bahwa kita dilahirkan sebagai pemenang dan banyak potensi dari kita untuk bisa berprestasi hebat. Kita memiliki kesempatan yang sama untuk berprestasi, namun hasilnya nanti akan sangat tergantung dengan cara kita untuk mengupayakannya. Untuk menjadi pelajar yang sukses dalam ujian, siswa sebaiknya bisa belajar mencintai tugas utamanya yaitu belajar dengan rasa penuh bahagia. Mengapa harus bahagia? Karena orang yang merasa bahagia dalam bekerja akan lebih mudah dan cepat menyerap ilmu yang tengah dipelajarinya.

Selama ini mungkin kita memiliki persepsi negatif tentang belajar. Bahkan ada yang menganggap bahwa belajar itu membosankan, membuat mata menjadi minus, membuat stress dan mengurangi teman. Semua itu adalah cara pandang yang keliru. Belajar justru membuat orang semakin percaya diri, mudah bergaul dengan orang lain, membuat kita semakin bijak dan akan melejitkan potensi kita. 

Tahukah Anda, ketika kita belajar, otak kita bekerja. Neuron-neuron di dalam otak kita membentuk koneksi-koneksi. Semakin banyak koneksi neuron di dalam otak itu semakin besarlah tingkat kecerdasan kita. Belajar sangat berguna dan membuat otak kita semakin produktif dalam memecahkan masalah, termasuk dalam memecahkan soal di dalam Ujian Nasional maupun Ujian Sekolah.

Dalam penyampaian motivasinya, Kiki F. Wijaya juga membagikan kunci sukses belajar. Dengan menggunakan kuisioner para siswa pun diajak untuk melihat ke dalam dirinya mengenai gaya belajar yang dominan pada dirinya masing-masing. Dengan begitu diharapkan para siswa akan belajar dengan metode yang sesuai dengan tipe gaya belajarnya, sehingga akan dapat membantu mengefektifkan cara belajarnya. 


Akhirnya tim Matahati Jogja mengucapkan terima kasih kepada Ibu Sri dan Ibu Widi serta seluruh peserta dalam pelatihan ini. Jika segenap pembaca berminat untuk mengadakan pelatihan motivasi, outbond, riset SDM, program pengembangan diri, maupun konsultasi dapat menghubungi call center Matahati Jogja yang beralamat di Djogja Village A-14 Plosokuning IV Minomartani Ngaglik Sleman Yogyakarta 55581. Telp. 0274-8722014, 3039811 atau 081227782802. E-mail : matahati,jogja@yahoo.co.id.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cerdas Menggapai Cita Bersama

Pelatihan The Winning Team "Puskesmas Umbulharjo II" Di dalam kehidupan organisasi kerja, kita sebagai makhluk individu dihadapkan pada kehidupan sosial yang menawarkan banyak sekali perbedaan. Sebagai makhluk individu, masing-masing dari diri kita memiliki nilai, visi, misi dan tujuan. Namun ketika kita memasuki dunia kerja atau dunia sosial, kita dihadapkan pada visi, nilai dan aturan bersama yang mungkin dalam sudut pandangan kita akan menghambat tercapainya visi individu dalam diri kita. Di satu sisi kita ingin memperjuangkan visi hidup kita dengan segera, namun di sisi yang lain pekerjaan menuntut kita untuk kerja profesional, sedangkan untuk bisa kerja profesional, Anda merasa bahwa ada banyak hal yang harus Anda korbankan dari diri Anda. Menyikapi masalah semacam ini, beberapa individu pekerja dapat menyadari bahwa kepentingan bersama merupakan kepentingan yang harus lebih diutamakan. Namun sebagian yang lain tampaknya susah sekali menekan ego dan bersikera...

14th Anniversary Griya Cantik

Jika kita mencermati sebuah keberhasilan niscaya kita akan dapat melihat betapa dibalik itu semua terdapat usaha keras untuk meraihnya . Namun sebagai seseorang yang hanya melihat ujung kesuksesan itu saja, terkadang kita tidak mampu untuk melihat usaha dan upayanya. Kemudian kita berfikir bahwa sukses itu hanyalah suatu hal yang kebetulan saja. Sukses itu hanya bagi orang-orang yang memang telah ditakdirkan untuk sukses saja. Akhir-akhir ini banyak sekali pribadi-pribadi pesimis merasa khawatir memikirkan nasibnya di masa mendatang . Mereka merasa tidak ada sesuatu yang bisa digali dari dalam dirinya. Padahal jika kita mau berfikir jernih dan positif sesungguhnya banyak sekali potensi dalam diri dan sesungguhnya jalan sukses itu banyak sekali , bahkan sukses adalah hak bagi setiap pribadi , termasuk kamu juga punya hak sukses itu. Perlu kita sadari bahwa sesungguhnya yang menjadi permasalahan bukanlah keadaan di luar. Tetapi sebenarnya yang dapat menjadi sumber mas...

Menjadi Insan yang Bertakwa Melalui Momentum Ramadhan

Momentum Ramadhan merupakan peluang emas bagi kita untuk bisa bermunajat khusyu’ kepada-Nya. Memohon keselamatan, memohon ampunan, memohon keberkahan, jalan yang lurus, diberi kesabaran, ketentraman hati, kedamaian, kesucian diri, kebersihan hati, dihindarkan dari segala marabahaya dan buruk sangka serta memohon agar ilmu yang kita peroleh mampu menjadi cahaya penyelamat di yaumul akhir nanti. Kemudian jika kita tarik kesimpulan, semua upaya yang kita lakukan pun akan bermuara pada satu tujuan, yakni menjadi seorang hamba yang bertaqwa.  ___^.~*.*~.^___