Langsung ke konten utama

GREAT LEADER SEKOLAH ISLAM AL AZHAR YOGYAKARTA


Di penghujung tahun 2014 atau tepatnya pada tanggal 30-13 Desember 2014, Matahati Jogja berkesempatan berbagi wawasan dan inspirasi bersama pada pimpinan Sekolah Islam Al Azhar Yogyakarta dalam Super Motivation Training "Great Leader". Acara yang diikuti oleh sekitar 30 orang dilaksanakan di Hegar Resto pada hari pertama dan Desa Wisata Sendang Kumitir Turi Sleman pada hari kedua.

Pada hari pertama, Kiki F. Wijaya, selaku trainer menguraikan pentingnya personal leadership sebagai fondasi kepemimpinan yang kokoh. Untuk itu, seorang pemimpin harus mengembangkan empat kualitas kepemimpinan, yaitu INTEGRITAS, MOTIVASI DIRI, MANAJEMEN EMOSI dan KETERBUKAAN DIRI. Keempat kualitas inilah yang pada gilirannya membuat seorang pemimpin didengarkan oleh bawahannya dan memiliki pengaruh yang kuat.Tapi setelah memiliki keempat kualitas pribadi tersebut bukan berarti seseorang otomatis bisa memimpin. Dia juga harus mampu menjalin hubungan interpersonal yang akrab dan menyenangkan. Untuk itulah, dalam pelatihan ini juga menguraikan berbagai kiat dan trik menjalin hubungan dengan bawahan.

Selanjutnya pada hari kedua, peserta diajak mengembangkan spektrum kepemimpinannnya agar merambah ke dalam tim. Seseorang disebut seorang pemimpin sejati jika dia mampu membuat bawahannya saling bekerjasama dalam meraih tujuan bersama. Karena itulah, melalui berbagi permainan out door, peserta diajak belajar tentang dinamika, siklus dan kendala-kendala yang bakal dihadapi ketika mengelola tim.

Akhirnya melalui pelatihan ini para pimpinan Al-Azhar yang terdiri dari para kepala sekolah, mulai dari jenjang KB, TK, SD, SMP dan SMA, diharapkan mampu mengemban amanah dengan sebaik mungkin dan siap mengembangkan visi/misi Al-Azhar sebagai sekolah unggulan yang terdepan di Yogyakarta

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cerdas Menggapai Cita Bersama

Pelatihan The Winning Team "Puskesmas Umbulharjo II" Di dalam kehidupan organisasi kerja, kita sebagai makhluk individu dihadapkan pada kehidupan sosial yang menawarkan banyak sekali perbedaan. Sebagai makhluk individu, masing-masing dari diri kita memiliki nilai, visi, misi dan tujuan. Namun ketika kita memasuki dunia kerja atau dunia sosial, kita dihadapkan pada visi, nilai dan aturan bersama yang mungkin dalam sudut pandangan kita akan menghambat tercapainya visi individu dalam diri kita. Di satu sisi kita ingin memperjuangkan visi hidup kita dengan segera, namun di sisi yang lain pekerjaan menuntut kita untuk kerja profesional, sedangkan untuk bisa kerja profesional, Anda merasa bahwa ada banyak hal yang harus Anda korbankan dari diri Anda. Menyikapi masalah semacam ini, beberapa individu pekerja dapat menyadari bahwa kepentingan bersama merupakan kepentingan yang harus lebih diutamakan. Namun sebagian yang lain tampaknya susah sekali menekan ego dan bersikera...

14th Anniversary Griya Cantik

Jika kita mencermati sebuah keberhasilan niscaya kita akan dapat melihat betapa dibalik itu semua terdapat usaha keras untuk meraihnya . Namun sebagai seseorang yang hanya melihat ujung kesuksesan itu saja, terkadang kita tidak mampu untuk melihat usaha dan upayanya. Kemudian kita berfikir bahwa sukses itu hanyalah suatu hal yang kebetulan saja. Sukses itu hanya bagi orang-orang yang memang telah ditakdirkan untuk sukses saja. Akhir-akhir ini banyak sekali pribadi-pribadi pesimis merasa khawatir memikirkan nasibnya di masa mendatang . Mereka merasa tidak ada sesuatu yang bisa digali dari dalam dirinya. Padahal jika kita mau berfikir jernih dan positif sesungguhnya banyak sekali potensi dalam diri dan sesungguhnya jalan sukses itu banyak sekali , bahkan sukses adalah hak bagi setiap pribadi , termasuk kamu juga punya hak sukses itu. Perlu kita sadari bahwa sesungguhnya yang menjadi permasalahan bukanlah keadaan di luar. Tetapi sebenarnya yang dapat menjadi sumber mas...

Menjadi Insan yang Bertakwa Melalui Momentum Ramadhan

Momentum Ramadhan merupakan peluang emas bagi kita untuk bisa bermunajat khusyu’ kepada-Nya. Memohon keselamatan, memohon ampunan, memohon keberkahan, jalan yang lurus, diberi kesabaran, ketentraman hati, kedamaian, kesucian diri, kebersihan hati, dihindarkan dari segala marabahaya dan buruk sangka serta memohon agar ilmu yang kita peroleh mampu menjadi cahaya penyelamat di yaumul akhir nanti. Kemudian jika kita tarik kesimpulan, semua upaya yang kita lakukan pun akan bermuara pada satu tujuan, yakni menjadi seorang hamba yang bertaqwa.  ___^.~*.*~.^___