Langsung ke konten utama

Outbond Akes Karya Husada Yogyakarta

 
Hari Rabu, 5 juni 2013, Matahati Training & Consulting kembali bermitra dengan Akademi Kesehatan Karya Husada Yogyakarta. Bertempat di Desa Wisata Ndolan Ndeso Boro Banjarasri Kalibawang Kulon Progo, sebanyak 82 mahasiswa keperawatan mengikuti kegiatan outbond yang disajikan oleh Matahati Training & Consulting. Dalam kegiatan itu peserta diajak untuk mengikuti serangkaian kegiatan, mulai dari acara pembukaan, ice breaking & stretching, fun games outdoor activity serta debrief “The Wining Team” oleh Motivator & Master Pengembangan Diri Kiki F. Wijaya dan acara penutupan oleh Ibu Endah.
 
Kegiatan outbond ini merupakan salah satu upaya membangun mental mahasiswa yang hendak praktek kerja di klinik kesehatan. Terutama adalah untuk membangun rasa percaya diri dan membangun sebuah tim yang solid, mampu bekerjasama dan saling mendukung satu sama lainnya.

Acara pembukaan dan pengarahan disusul dengan coffee break berlangsung di pendopo Ndolan Ndeso. Lalu setelah itu ice breaking dan stretching yang dipandu oleh Tim Matahati Training & Consulting. Peserta dibagi dalam 4 kelompok. Di awal permainan suasana langsung berubah tampak bersemangat penuh keceriaan.  Lihat saja ekspresi para peserta dalam nyanyian ayam bebek dan permainan aba-aba terbalik, tali genit dan dragon fight.


Peserta dibagi dalam 4 kelompok. Sedangkan dalam trecking terdapat 7 pos permainan. Pada permainan bakiak, peserta dapat belajar mengenai keselarasan visi dan berjalan kompak mencapai target misi. Pada permainan memasukkan paku dalam botol, peserta belajar tentang kerjasama dan berlatih mendengarkan instruksi. Adapun dalam permainan blind zig-zag, peserta berlatih melaksanakan instruksi sesuai perintah dan menanamkan kepercayaan kepada orang lain yang menjadi mitranya. Selain itu, permainan spider net, peserta berlatih tentang strategi dan koordinasi tentang bagaimana menempatkan peranan seseorang sesuai dengan kapasitas yang dimilikinya.



Selesai 4 games tadi, peserta berjalan menuju area permainan di air. Tidak kalah seru bahkan ternyata lebih menantang. Ada jembatan keseimbangan yang melatih kita untuk tenang dan percaya diri. Banyak para peserta merasa canggung dan tidak yakin pada awalnya. Namun ketika berhasil mencoba ia baru merasakan bahwa ternyata ia bisa. Terlihat datar raut muka beberapa peserta ketika melewati jembatan keseimbangan ini. Namun ada juga yang tetap bergaya walau akhirnya jstru ia gagal dan jatuh tercebur dalam kolam. 


Tidak selesai di situ saja. Peserta kemudian ditantang untuk bermain low rope. Dan ternyata ini lebih-lebih menantang dimana peserta harus kuat menahan keseimbangan dirinya untuk melewati serangkaian low rope. Setelah itu pada permainan terakhir peserta bermain dalam trust fall game.


Memasuki pukul 11.45, usai sudah acara trecking outdoor. Peserta kemudian istirahat, mandi, sholat dan makan. Lalu pada pukul 13.00 peserta kembali berkumpul di pendopo untuk menyimak debrief “The Wining Team” yang disampaikan oleh Motivator & Master Pengembangan Diri Kiki F. Wijaya. Dalam durasi kurang lebih satu setengan jam, beliau mengupas tuntas tentang makna dibalik permainan yang telah disajikan. Rasanya sayang jika outbond yang sebenarnya kaya akan makna itu akan erlalu begitu saja tanpa ada pemaknaan. Oleh karena itu, debrief ini disajikan satu paket dengan fun games agar dapat melengkapi dan lebih bermakna. 


Jika segenap pembaca berminat untuk mengadakan pelatihan, program motivasi & pengembangan diri, riset SDM maupun konsultasi dapat hubungi call center Matahati Training & Consulting yang beralamat di Djogja Village A-14 Plosokuning IV Minomartani Ngaglik Selman Yogyakarta 55581. Telp. 0274-8722014, 3039811, atau 081227782802. E-mail : matahati.jogja@yahoo.co.id.
 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cerdas Menggapai Cita Bersama

Pelatihan The Winning Team "Puskesmas Umbulharjo II" Di dalam kehidupan organisasi kerja, kita sebagai makhluk individu dihadapkan pada kehidupan sosial yang menawarkan banyak sekali perbedaan. Sebagai makhluk individu, masing-masing dari diri kita memiliki nilai, visi, misi dan tujuan. Namun ketika kita memasuki dunia kerja atau dunia sosial, kita dihadapkan pada visi, nilai dan aturan bersama yang mungkin dalam sudut pandangan kita akan menghambat tercapainya visi individu dalam diri kita. Di satu sisi kita ingin memperjuangkan visi hidup kita dengan segera, namun di sisi yang lain pekerjaan menuntut kita untuk kerja profesional, sedangkan untuk bisa kerja profesional, Anda merasa bahwa ada banyak hal yang harus Anda korbankan dari diri Anda. Menyikapi masalah semacam ini, beberapa individu pekerja dapat menyadari bahwa kepentingan bersama merupakan kepentingan yang harus lebih diutamakan. Namun sebagian yang lain tampaknya susah sekali menekan ego dan bersikera...

14th Anniversary Griya Cantik

Jika kita mencermati sebuah keberhasilan niscaya kita akan dapat melihat betapa dibalik itu semua terdapat usaha keras untuk meraihnya . Namun sebagai seseorang yang hanya melihat ujung kesuksesan itu saja, terkadang kita tidak mampu untuk melihat usaha dan upayanya. Kemudian kita berfikir bahwa sukses itu hanyalah suatu hal yang kebetulan saja. Sukses itu hanya bagi orang-orang yang memang telah ditakdirkan untuk sukses saja. Akhir-akhir ini banyak sekali pribadi-pribadi pesimis merasa khawatir memikirkan nasibnya di masa mendatang . Mereka merasa tidak ada sesuatu yang bisa digali dari dalam dirinya. Padahal jika kita mau berfikir jernih dan positif sesungguhnya banyak sekali potensi dalam diri dan sesungguhnya jalan sukses itu banyak sekali , bahkan sukses adalah hak bagi setiap pribadi , termasuk kamu juga punya hak sukses itu. Perlu kita sadari bahwa sesungguhnya yang menjadi permasalahan bukanlah keadaan di luar. Tetapi sebenarnya yang dapat menjadi sumber mas...

Menjadi Insan yang Bertakwa Melalui Momentum Ramadhan

Momentum Ramadhan merupakan peluang emas bagi kita untuk bisa bermunajat khusyu’ kepada-Nya. Memohon keselamatan, memohon ampunan, memohon keberkahan, jalan yang lurus, diberi kesabaran, ketentraman hati, kedamaian, kesucian diri, kebersihan hati, dihindarkan dari segala marabahaya dan buruk sangka serta memohon agar ilmu yang kita peroleh mampu menjadi cahaya penyelamat di yaumul akhir nanti. Kemudian jika kita tarik kesimpulan, semua upaya yang kita lakukan pun akan bermuara pada satu tujuan, yakni menjadi seorang hamba yang bertaqwa.  ___^.~*.*~.^___